Renovasi Taman Mundu depan Gelora 10 November Surabaya tampak janggal.

SURABAYA| Pada Senin 23/2/2026 Pembangunan/renovasi Taman Mundu (Taman 10 November) di depan Gelora 10 November Surabaya terlihat sudah mulai dikerjakan. Pembangunan difokuskan sebagai terintegrasi menjadi satu kompleks olahraga terpadu dengan stadion.

Meliputi peremajaan lanskap, perbaikan fasilitas taman, dan pemeliharaan air mancur ikonik, juga mencakup perbaikan drainase dan fasilitas stadion utama untuk meningkatkan fungsi ruang terbuka hijau dan area bermain anak.

Sangat disayangkan pada pelaksanaan pekerjaan taman tersebut tidak tampak adanya papan nama proyek sebagai bentuk transparansi anggaran maupun pertanggungjawaban kepada publik.

Kontraktor/Pelaksana proyek seharusnya melengkapi para pekerja dengan Alat Pelindung Diri (APD) namun yang terlihat dilokasi kerja tidak ada satupun mengenakan APD.

Urukan tanah yang dipergunakan terlihat bukan tanah khusus untuk tenaman taman, melainkan bercampur puing puing sisa bangunan lama yang tidak dibuang.

Cara pengurukan ini diduga untuk mengurangi jumlah volume pembelian tanah urukan. Apabila didalam kontrak terdapat biasa pembuangan hasil pembongkaran dan pihak kontraktor tidak melaksanakanya maka tindakan tersebut bisa memicu timbulnya kerugian pada Anggaran Negara.

Pengawasan juga tidak terlihat hadir dilokasi, saat awak media ingin melakukan konfirmasi. “Apabila terdapat pihak yang merasa di rugikan dalam pemberitaan ini, dapat menghubungi dan mengklarifikasi berita kapan saja” dengan maksud tidak menghalangi Wartawan/Jurnalis dalam menjalankan tugas dan profesinya.@sigithandoko

Baca Juga  Judi Sabung Ayam di Pare Kediri Marak,  Aparat Setempat "Tutup Mata"
Rusadi Arifin

By Rusadi Arifin

Redaksi Surabaya