MBG dan Ekonomi Pancasila

PASURUAN| Menghadiri Grand Opening Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Berkah Sehat Nusantara Grati Pasuruan,  Rafi Aydrus Malibary Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) kab Pasuruan memberikan apresiasi khususnya Pemkab Pasuruan untuk senantiasa mensupport, mengawasi dan menjadikan program pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) benar benar berdampak positif bagi masyarakat

Sebagaimana pernyataan Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur, Ir. H. La Nyalla bahwa Program MBG bukan sekadar agenda sosial, melainkan strategi besar Re-distribusi regulasi ekonomi berbasis Pancasila. Diharapkan, MBG membuka peluang dan ruang ekonomi bagi rakyat di seluruh Indonesia untuk terlibat dalam perputaran roda ekonomi nasional.

Selama puluhan tahun Indonesia terjebak dalam pola ekonomi yang Jakarta-sentris, di mana uang dari daerah berputar di ibu kota tanpa memberi dampak signifikan di wilayah asalnya. Triliunan rupiah yang tadinya hanya berputar di SCBD Jakarta, kini harus mengalir ke pasar-pasar di daerah.

Tiga poin penting agar MBG benar-benar menjadi instrumen Redistribusi Ekonomi terbesar.

Pertama, memutus Jakarta-sentris demi mewujudkan keadilan sosial. Kedua, memperkuat ketahanan pangan lokal sebagai wujud Persatuan Indonesia. Ketiga, mengedepankan gotong royong dengan melibatkan stake holder (Kadin, Koperasi Merah Putih, Bumdes, dll) secara aktif dalam rantai pasok dan tata kelola program.

Turut hadir dalam peresmian tersebut perwakilan Pemkab Pasuruan, TNI-Polri, kalangan Pegiat Sosial-Media, Jajaran Kepala Desa dan Muspika Grati.@

Baca Juga  Polri Gaungkan Kampanye “Rise and Speak” Dorong Kolaborasi Tangani Kekerasan dan Eksploitasi